Bupati Maros: Program Beasiswa Kedinasan Dorong Generasi Muda Menjadi Abdi Negara

BERITA, RAGAM232 Dilihat

Bupati Maros, H.A.S Chaidir Syam resmi meluncurkan Program Beasiswa Kedinasan Expo Maros 2025 sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong generasi muda Maros menempuh pendidikan di sekolah-sekolah kedinasan terkemuka di Indonesia.

Peluncuran program ini digelar di Gedung Creative Center Kantor Dinas Perpustakaan Kabupaten Maros pada Sabtu  5 Juli 2025.

Digelar bekerja sama dengan Ruang Kedinasan Indonesia dan Dewan Pendidikan Kabupaten Maros.

Bupati Maros Chaidir Syam menyampaikan apresiasi mendalam terhadap hadirnya program beasiswa ini yang dinilainya sebagai peluang emas bagi para siswa SMA di Maros untuk melanjutkan pendidikan di lembaga pendidikan kedinasan seperti IPDN, STAN, dan lainnya.

“Animo siswa di Maros untuk masuk sekolah kedinasan sangat tinggi. Di tahun kedua program ini, kita berharap semakin banyak anak Maros yang bisa lolos seleksi masuk sekolah kedinasan setelah mengikuti rangkaian program seperti tryout, bimbingan belajar, webinar, dan seminar,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya menyiapkan talenta muda yang memiliki kapasitas dan integritas sebagai calon abdi negara.

“Dengan program ini, kita ingin membantu menyiapkan anak-anak Maros agar dapat bersaing dan lolos seleksi. Harapannya, mereka bisa berkontribusi untuk Indonesia ke depan dengan menjadi ASN yang kompeten,” tambahnya.

Sementara itu, Founder Ruang Kedinasan Indonesia, Muh. Aminuddin, menyatakan bahwa program ini adalah wujud nyata dari komitmen mereka dalam membuka akses pendidikan kedinasan yang inklusif dan berkualitas, khususnya bagi putra-putri daerah.

“Beasiswa ini mencakup fasilitas pembinaan intensif, modul pembelajaran, tryout rutin, hingga pendampingan personal. Semua kami rancang agar adik-adik bisa lolos seleksi dengan hasil terbaik,” jelasnya.

Ia berharap program ini bisa menjadi pintu gerbang lahirnya calon-calon ASN masa depan yang berintegritas, berdedikasi, dan siap membangun bangsa.

Program Beasiswa Ruang Kedinasan sendiri saat ini baru dijalankan di Papua, Kabupaten Maros, dan beberapa event terbatas di Jakarta. Maros menjadi salah satu daerah pilot project yang akan menjadi model untuk replikasi di daerah lainnya ke depan.

Pihak Ruang Kedinasan Indonesia bersama instansi terkait berencana menggelar sosialisasi masif ke sekolah-sekolah dan masyarakat di Maros. Langkah ini diharapkan mampu menjaring lebih banyak siswa dengan potensi unggul untuk mengakses pendidikan kedinasan secara gratis. (**)

DPRD Kabupaten Maros

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *