Warga Panik, Sapi Terjatuh ke Sumur di Kanjitongan Maros

BERITA, PERISTIWA397 Dilihat

BERITAMAROS.MY.ID – Seekor sapi terperosok ke dalam sumur di area persawahan Kanjitongan Desa Mattirotasi Kecamatan Maros Baru Kabupaten Maros, Jumat 16 Oktober 2026.

Dalam video yang beredar, sapi terlihat terjepit di dasar sumur. Pemiliknya tampak panik saat mendapati sapinya terperosok ke sumur.

Kasi Sarpras dan Informasi Damkarmat Maros, M Ilham Halim, mengatakan peristiwa itu terjadi pada pukul 08.21 Wita.

Sebanyak 12 personel Damkarmat Maros bersama satu unit armada dikerahkan ke lokasi. Tim berangkat dari markas pada pukul 08.35 Wita dan tiba di lokasi pukul 08.53 Wita.

Petugas kemudian langsung melakukan evakuasi terhadap sapi yang terjebak di dalam sumur berdiameter sekitar satu meter dengan kedalaman tiga meter itu.

Ia menjelaskan, petugas menambah debit air ke dalam sumur agar tubuh sapi terangkat dan tidak menempel di dasar.

Setelah itu, petugas mengikat tubuh sapi menggunakan tali karmantel khusus penyelamatan.

Bambu juga digunakan sebagai tumpuan untuk membantu proses pengangkatan.

“Setelah melalui proses evakuasi, sapi tersebut berhasil diangkat ke permukaan dalam kondisi selamat,” ungkapnya.

Pemilik sapi, Raodah yang sebelumnya panik akhirnya lega setelah melihat ternaknya berhasil diselamatkan.

Ia berterima kasih kepada petugas Damkar dan warga yang membantu proses evakuasi hingga sapi tersebut bisa diangkat dari dalam sumur.

“Terima kasih kepada Damkar Maros yang menyelamatkan sapi ternak kami dari dalam sumur,” sebutnya.

Kepala Dinas Damkarmat Maros, Jufri, mengimbau masyarakat agar memperhatikan keamanan lingkungan, terutama sumur yang sudah tidak digunakan.

Ia meminta warga segera menutup sumur tua atau memasang pagar pengaman untuk mencegah kejadian serupa.

“Kalau ada sumur yang sudah tidak digunakan, sebaiknya segera ditutup atau diberi pagar pengaman. Jangan dibiarkan terbuka karena bisa membahayakan ternak maupun anak-anak yang bermain di sekitar lokasi,” katanya.

Ia mengatakan sumur terbuka yang berada di area persawahan atau jalur yang sering dilalui warga perlu mendapat perhatian agar tidak menimbulkan kecelakaan. (**)

DPRD Kabupaten Maros

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *