BERITAMAROS.MY.ID — Mochammad Idham Khalid Pasya, bocah berusia 11 tahun asal Maros, Sulawesi Selatan, telah menorehkan sejumlah prestasi dalam cabang olahraga panahan.
Siswa kelas 5 Sekolah Dasar Kuttab Al-Azka Maros itu meraih podium dalam Expose Keterampilan Santri Wali Kota Cup: Lomba Panahan Mulia yang berlangsung di Masjid Agung 45, Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, 26-27 September 2026.
Dalam kejuaraan tersebut, Idham meraih juara 2 kategori SD.
Ia mendapatkan piala dan uang pembinaan sebesar Rp1,5 juta. Prestasi tersebut menambah catatan pencapaiannya sepanjang 2026.
Pada Agustus 2026, Idham meraih juara 2 kategori putra U-12 dalam Turnamen Panahan Nasional Bupati Cup Luwu Timur.
Sebulan sebelumnya, pada Juli, ia menjadi juara 1 kategori Ground Archery SD kelas 4-6 putra pada Rektor Unhas Cup II: Kejuaraan Berkuda dan Memanah Tingkat Nasional.
Sementara pada 2025, Idham meraih juara 1 kategori U-10 putra dalam Gubernur Sulsel Cup.
Ketertarikan Idham terhadap olahraga panahan berawal dari kegemarannya menonton kisah Rasulullah SAW dan para sahabat.
Ibunya, Aisyah, mengatakan Idham tertarik dengan sosok Sa’ad bin Abi Waqqash, sahabat Nabi Muhammad SAW yang dikenal sebagai pemanah.
”Dari situ ketertarikannya untuk mau memanah. Awalnya kami sebagai orang tua hanya membelikan panahan plastik. Lama-kelamaan dia ingin panahan betulan,” ujarnya diwawancarai, Selasa 29 September 2026.
Idham lalu didaftarkan mengikuti les memanah di Chenghoo Archery School Makassar.
Ia berlatih secara rutin setiap Minggu, mulai pagi hingga sore. Di luar jadwal latihan tersebut, Idham tetap berlatih secara mandiri di teras rumahnya.
Idham tinggal bersama orang tuanya di Perumahan Graha Cemerlang Kabupaten Maros.
Aisyah mengatakan keluarga memberikan dukungan terhadap minat Idham di bidang olahraga panahan.
Menurutnya, dukungan tersebut juga menjadi bagian dari proses Idham mengikuti berbagai kejuaraan di sejumlah daerah.
Ia mengungkapkan olahraga memanah adalah olahraga yang disunahkan dalam tradisi Islam. Sejumlah sahabat Nabi juga dikenal sebagai pemanah tangguh.
”Alhamdulillah saya sangat mendukung, apalagi ini olahraga sunnah,” ucapnya.
Selain kejuaraan di Sulsel, Idham juga mengikuti berbagai kejuaraan di daerah lain di Indonesia.
Idham bahkan pernah mengikuti Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII 2025 di Lombok, Nusa Tenggara Barat.
”Alhamdulillah ananda sudah ke beberapa kota dan daerah untuk mengikuti event dan naik podium. Sudah ke Bekasi, Jakarta, Bogor, Bandung, dan tahun lalu ikut Fornas di Lombok,” katanya.
Dari berbagai pengalaman mengikuti kejuaraan tersebut, Idham memiliki cita-cita untuk menjadi atlet panahan hingga tingkat internasional.
Aisyah berharap putra pertamanya dari dua bersaudara itu dapat terus mengembangkan kemampuannya dan mencapai cita-cita yang diinginkannya.
Ia pun berdoa agar putranya diberikan kemudahan dalam mencapai tujuan tersebut.
”Semoga Allah mudahkan dan mengijabah keinginannya,” ujarnya.(*Tribun Timur)







