Mochammad Idham Khalid Pasya: Pemanah Cilik Asal Maros Terinspirasi dari Sahabat Rasulullah

BERITA, RAGAM153 Dilihat

BERITAMAROS.MY.ID — Mochammad Idham Khalid Pasya, bocah berusia 11 tahun asal Maros, Sulawesi Selatan, telah menorehkan sejumlah prestasi dalam cabang olahraga panahan.

‎Siswa kelas 5 Sekolah Dasar Kuttab Al-Azka Maros itu meraih podium dalam Expose Keterampilan Santri Wali Kota Cup: Lomba Panahan Mulia yang berlangsung di Masjid Agung 45, Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, 26-27 September 2026.

‎Dalam kejuaraan tersebut, Idham meraih juara 2 kategori SD.

Ia mendapatkan piala dan uang pembinaan sebesar Rp1,5 juta. ‎Prestasi tersebut menambah catatan pencapaiannya sepanjang 2026.

‎Pada Agustus 2026, Idham meraih juara 2 kategori putra U-12 dalam Turnamen Panahan Nasional Bupati Cup Luwu Timur.

‎Sebulan sebelumnya, pada Juli, ia menjadi juara 1 kategori Ground Archery SD kelas 4-6 putra pada Rektor Unhas Cup II: Kejuaraan Berkuda dan Memanah Tingkat Nasional.

‎Sementara pada 2025, Idham meraih juara 1 kategori U-10 putra dalam Gubernur Sulsel Cup.

‎Ketertarikan Idham terhadap olahraga panahan berawal dari kegemarannya menonton kisah Rasulullah SAW dan para sahabat.

‎Ibunya, Aisyah, mengatakan Idham tertarik dengan sosok Sa’ad bin Abi Waqqash, sahabat Nabi Muhammad SAW yang dikenal sebagai pemanah.

‎”Dari situ ketertarikannya untuk mau memanah. Awalnya kami sebagai orang tua hanya membelikan panahan plastik. Lama-kelamaan dia ingin panahan betulan,” ujarnya diwawancarai, Selasa 29 September 2026.

‎Idham lalu didaftarkan mengikuti les memanah di Chenghoo Archery School Makassar.

‎Ia berlatih secara rutin setiap Minggu, mulai pagi hingga sore. Di luar jadwal latihan tersebut, Idham tetap berlatih secara mandiri di teras rumahnya.

‎Idham tinggal bersama orang tuanya di Perumahan Graha Cemerlang Kabupaten Maros.

‎Aisyah mengatakan keluarga memberikan dukungan terhadap minat Idham di bidang olahraga panahan.

‎Menurutnya, dukungan tersebut juga menjadi bagian dari proses Idham mengikuti berbagai kejuaraan di sejumlah daerah.

‎Ia mengungkapkan olahraga memanah adalah olahraga yang disunahkan dalam tradisi Islam. Sejumlah sahabat Nabi juga dikenal sebagai pemanah tangguh.

‎”Alhamdulillah saya sangat mendukung, apalagi ini olahraga sunnah,” ucapnya.

‎Selain kejuaraan di Sulsel, Idham juga mengikuti berbagai kejuaraan di daerah lain di Indonesia.

‎Idham bahkan pernah mengikuti Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII 2025 di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

‎”Alhamdulillah ananda sudah ke beberapa kota dan daerah untuk mengikuti event dan naik podium. Sudah ke Bekasi, Jakarta, Bogor, Bandung, dan tahun lalu ikut Fornas di Lombok,” katanya.

‎Dari berbagai pengalaman mengikuti kejuaraan tersebut, Idham memiliki cita-cita untuk menjadi atlet panahan hingga tingkat internasional.

‎Aisyah berharap putra pertamanya dari dua bersaudara itu dapat terus mengembangkan kemampuannya dan mencapai cita-cita yang diinginkannya.

‎Ia pun berdoa agar putranya diberikan kemudahan dalam mencapai tujuan tersebut.

‎”Semoga Allah mudahkan dan mengijabah keinginannya,” ujarnya.(*Tribun Timur)

 

 

DPRD Kabupaten Maros

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *