Sulawesi Selatan menyimpan satu permata alam yang kini kian mencuri perhatian wisatawan, yakni Desa Wisata Rammang Rammang di Kabupaten Maros.
Destinasi ini menawarkan panorama menakjubkan dari gugusan bukit karst raksasa yang menjulang tinggi dan berpadu indah dengan hamparan persawahan serta aliran sungai yang tenang menciptakan lanskap alami bak lukisan hidup.
Menurut data dari jadesta.kemenparekraf.go.id, Rammang Rammang Mros termasuk tiga besar kawasan wisata alam karst tercantik dan terpanjang di dunia, sejajar dengan destinasi serupa di China dan Vietnam.
Tak heran jika kawasan ini menjadi magnet bagi para pencinta alam, fotografer, dan wisatawan yang mendambakan petualangan eksotis di tengah panorama batu kapur raksasa.
Cara paling ideal menikmati keindahan Rammang Rammang Maros adalah dengan menyusuri sungai menggunakan perahu tradisional.
Tarif perahu dibanderol sekitar Rp250.000 per unit untuk 6–8 orang penumpang, harga yang sepadan dengan pengalaman tak terlupakan berkeliling di antara tebing-tebing karst megah.
Perjalanan dimulai dari Dermaga II Rammang Rammang menuju Kampung Berua, melewati aliran Sungai Pute yang berliku dengan panorama menawan di setiap sudutnya.
Wisatawan disarankan untuk menyiapkan kamera, karena setiap momen di sepanjang perjalanan menghadirkan pemandangan yang layak diabadikan.
Bahkan, menggunakan drone menjadi pilihan menarik untuk menghasilkan rekaman udara spektakuler dari bentang alam karst yang memesona.
Lebih menarik lagi, kawasan Rammang Rammang Maros menyimpan sejarah geologis yang unik. Konon, wilayah ini dahulu merupakan lautan purba, terbukti dengan ditemukannya berbagai fosil karang di sekitar kawasan tersebut.
Jejak masa lalu itu kini menjadi daya tarik tersendiri bagi para peneliti dan penggemar wisata edukasi.
Dengan keindahan alam yang memukau, keunikan geologi dan suasana pedesaan yang tenang, Desa Wisata Rammang Rammang Maros tak hanya menjadi destinasi wisata alam unggulan Sulawesi Selatan, tetapi juga ikon pariwisata kelas dunia. (**)













