Pengunjung Wisata Air Terjun Bantimurung Maros Anjlok Gegara Cuaca

BERITA, WISATA336 Dilihat

Jumlah kunjungan wisatawan ke Taman Wisata Alam Bantimurung Kabupaten Maros anjlok selama libur Lebaran 2026.

Tercatat, hanya 2.590 pengunjung yang datang selama periode tersebut, jauh dari target yang diharapkan pemerintah daerah.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Maros, Suwardi Sawedi, mengakui capaian itu tidak maksimal.

“Harapan kita di momen Lebaran kunjungan bisa mendongkrak PAD, tapi kondisi cuaca tidak mendukung,” ujarnya, Rabu  25 Maret 2026.

Ia menjelaskan, intensitas hujan tinggi sejak sebelum Lebaran menyebabkan debit air sungai di kawasan air terjun Bantimurung Maros meningkat hingga meluap.

Kondisi tersebut membuat aktivitas utama wisatawan, yakni mandi dan bermain air, tidak dapat dilakukan. Padahal, aktivitas tersebut menjadi daya tarik utama kawasan wisata alam Bantimurung Maros.

Akibatnya, minat wisatawan turun drastis. Dari total kunjungan itu, pendapatan asli daerah (PAD) yang dihasilkan hanya sekitar Rp103.640.000.

Selain faktor cuaca, wisatawan juga disebut beralih ke destinasi lain yang dinilai lebih aman.

“Ada alternatif seperti waterpark yang tetap ramai, jadi pengunjung mungkin beralih,” tambahnya.

Di tengah kondisi tersebut, Pemkab Maros mulai menyiapkan langkah pembenahan. Salah satunya melalui skema kerja sama pengelolaan dengan pihak ketiga.

Ia mengungkapkan, proses lelang pengelolaan kawasan Wisata Alam Bantimurung Maros telah dibuka, namun akan diulang karena belum memenuhi syarat.

“Sudah ada dua peminat, tapi akan kita ulang sesuai aturan,” jelasnya.

Nilai kerja sama ditawarkan berdasarkan penilaian aset oleh tim independen, yakni sekitar Rp55 miliar, dengan kontribusi tetap 10 persen atau sekitar Rp5,5 miliar per tahun.

Sementara seorang pengunjung, Fadli (35), mengaku tetap datang meski tidak bisa menikmati wahana utama.

“Anak-anak sebenarnya mau main air, tapi tidak memungkinkan, jadi cuma duduk-duduk saja,” tuturnya.

Ia berharap pengelola menghadirkan alternatif wahana agar wisatawan tetap bisa beraktivitas saat cuaca kurang bersahabat. (**)

DPRD Kabupaten Maros

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *