Warga Kabupaten Maros yang berada di kawasan Car Free Day (CFD) Kantor Bupati Maros, terutama ibu-ibu antusias belajar memadamkan api dari kompor dalam simulasi penanganan kebakaran.
Selain itu, anak-anak antusias bermain Flying Fox bersama tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Maros menggelar sosialisasi pencegahan kebakaran dan nonkebakaran pada Ahad pagi 15 Februari 2026.
Selain edukasi kebakaran, Damkarmat Maros juga memperkenalkan penanganan nonkebakaran seperti evakuasi hewan liar.
Dalam kegiatan tersebut, dipamerkan sejumlah hewan seperti ular, buaya, dan monyet yang kerap ditangani petugas di lapangan.
Kegiatan sosialisasi pencegahan kebakaran dan nonkebakaran ini dipadukan dengan edukasi interaktif, permainan anak, hingga pameran reptil untuk menarik minat masyarakat, khususnya menjelang bulan Ramadan.
Seorang warga, Ramlah (34), mengaku senang dengan kegiatan tersebut karena memberi pengetahuan baru bagi masyarakat.
“Bagus sekali ini kegiatan. Apalagi kita kadang lalai kalau tinggalkan kompor menyala. Dengan sosialisasi begini jadi lebih waspada,” katanya.
Warga lainnya, Irwan (41), yang datang bersama anaknya, mengaku anak-anaknya antusias melihat reptil dan mencoba flying fox.
“Anak-anak senang sekali. Sambil hiburan, kita juga dapat ilmu soal pencegahan kebakaran. Semoga sering diadakan,” ujarnya.
Kepala Dinas Damkarmat Maros, Jufri mengatakan, sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama saat aktivitas rumah tangga meningkat di bulan puasa.
“Apalagi menjelang Ramadan, aktivitas memasak biasanya lebih intens. Kami mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kompor dimatikan saat meninggalkan rumah, terutama ketika pergi beribadah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, langkah awal yang dapat dilakukan warga saat terjadi kebakaran kecil adalah menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) atau kain basah untuk menutup sumber api.
“Kalau api masih kecil, bisa dilakukan pemadaman awal. Tapi kalau sudah tidak mampu dikendalikan, segera hubungi Pemadam Kebakaran,” jelasnya. (**)










