Perbaikan Jembatan Gantung Baju Bodoa Maros Mulai Sudah Dianggarkan Rp 200 Juta

BERITA, PERISTIWA239 Dilihat

Jembatan gantung di Kelurahan Baju Bodoa  Kecamatan Maros Baru  Kabupaten Maros, rusak parah.

Ini penghubung utama antara Kelurahan Baju Bodoa dan Kelurahan Pallantikang. Sejumlah plat lantai terbuka dan nyaris copot. Warga harus ekstra hati-hati, terutama pada malam hari.

Camat Maros Baru, Andi Abbas Maskur, menyebut kerusakan terjadi sejak sebulan terakhir. Plat jembatan berkarat dan keropos. Ada jalur alternatif selain jembatan ini. Namun, jaraknya lebih dari 2 kilometer.

“Lewat jalan poros bisa, tapi kalau lewat jembatan ini lebih cepat, potong kompas ke Pallantikang. Sekitar 2 km lebih hemat,” ujarnya, Selasa  29 Juli 2025.

Sementara, Bupati Maros, Chaidir Syam, menegaskan perbaikan dimulai. Sudah masuk APBD, proses tendernya sudah selesai.

Pagu anggaran perbaikan sebesar Rp200 juta. Kontrak pekerjaan berlangsung 120 hari kalender.

“Saya sudah minta ke pelaksana supaya kerja ekstra cepat,” tambah mantan Ketua DPRD Maros ini.

Ia menyebut jembatan terakhir diperbaiki sekitar tahun 2018.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTRPP Maros, Muhammad Alif, menjelaskan beberapa komponen jembatan mengalami kerusakan.

“Beberapa bagian perlu diganti. Plat lantai, bracing bawah, hingga sambungan las besi,” jelasnya.

Ia memastikan pekerjaan dimulai minggu ini. Panjang jembatan sekitar 100 meter. Pemkab Maros berharap perbaikan selesai lebih cepat dari waktu kontrak.

“InsyaAllah rehab dimulai minggu ini, tinggal menunggu finalisasi kontrak,” katanya. (**)

DPRD Kabupaten Maros

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *