Bupati Maros Dr H.A.S Chaidir Syam SIP MH bersama Wakil Bupati Maros Andi Muetazim Mansyur ST MSi dan Ketua TP PKK Maros Apt Hj Ulfiah Nur Yusuf SSi menerima Piagam Penghargaan dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Dr Wihaji SAg MPd.
Penghargaan ini diberikan atas dukungan dan komitmen pengimplementasian program Quick Wins Kemendukbangga/BKKBN. Penghargaan diserahkan pada acara peringatan Hari Keluarga Nasional ke-32 tahun 2025 yang bertajuk “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju” yang dilangsungkan di Lapangan Karebosi Makassar, Ahad 27 Juli 2025.
Peringatan Harganas tahun 2025 dipusatkan di Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan, turut hadir seluruh kepala dan wakil kepala daerah serta Ketua TP PKK dari 24 kabupaten-kota se Sulawesi Selatan.
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Dr Wihaji SAg MPd menekankan pentingnya pembangunan keluarga yang berkesinambungan sebagai pondasi untuk mewujudkan generasi emas Indonesia 2045.
“Kita berharap keluarga hari ini menjadi cikal bakal lahirnya manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan tangguh. Dari sinilah kita memulai membangun SDM unggul agar Indonesia siap menjadi negara maju di 2045,” ungkapnya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada para penyuluh dan kader keluarga berencana (KB) yang dinilai sebagai ujung tombak dalam mendukung pembangunan keluarga dan percepatan penurunan angka stunting.
“Para penyuluh adalah pahlawan keluarga. Mereka bekerja setiap hari di lapangan, memahami langsung kondisi masyarakat. Walaupun ASN pemerintah pusat, silakan berkoordinasi dengan daerah untuk memastikan program keluarga berencana berjalan optimal,” imbuhnya.
Kegiatan seperti ini ia ibaratkan sebagai hari lebarannya BKKBN. “Hari Keluarga Nasional ini dirayakan di seluruh kabupaten-kota dan provinsi, dan hari ini semua para pahlawan keluarga se-Indonesia, khususnya dari Sulsel, berkumpul di sini.
Sementara itu, Bupati Maros Dr H.A.S Chaidir Syam SIP MH menyampaikan terima kasih atas penghargaan tersebut.
Menurutnya prestasi ini sebuah kebanggaan untuk Kabupaten Maros atas kerja keras dan kolaborasi semua pihak—pemerintah, tenaga kesehatan, kader, hingga masyarakat. (**)







