Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, mengalami peningkatan cakupan.
Data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Maros mencatat, program ini sudah menjangkau 36 sekolah dengan total 9.308 siswa penerima.
Kabid SD Disdikbud Maros, Asri Rajab, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan tiga dapur umum untuk mendukung pelaksanaan program.
Dapur pertama, Cahaya Bumi Angkasa melalui Rumah Makan Buguri di Kecamatan Mandai, melayani 3.143 siswa. Berikutnya, Yayasan Cahaya Langowan Nusantara, juga di Kecamatan Mandai, melayani 3.031 siswa.
“Kemudian SPPG Pesantren Darul Istiqamah Maccopa melayani 3.143 siswa,” ujarnya.
Ia menyebut cakupan program akan terus diperluas secara bertahap.
“Semua satuan pendidikan, baik negeri maupun swasta, akan mendapat program ini,” tambahnya.
Sekretaris Daerah Maros, Andi Davied Syamsuddin, mengatakan pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,5 miliar dari APBD 2025 untuk mendukung keberlanjutan program.
Anggaran tersebut diprioritaskan untuk seluruh sekolah dasar di Kabupaten Maros.
“Walaupun jumlah anggarannya belum mencukupi sepenuhnya, kami tetap berkomitmen untuk mendukung program ini. Kami juga masih menunggu keputusan lebih lanjut terkait teknis anggaran, khususnya untuk sekolah menengah pertama (SMP),” ujarnya. (**)








:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/PEMUSNAHAN-SABU-Pemusnahan-narkoba-di-halaman-Mapolres-Maros.jpg?w=300&resize=300,178&ssl=1)

:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Sebanyak-2060-kader-Pemberdayaan.jpg?w=300&resize=300,178&ssl=1)


:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pengajian-asn-maross.jpg?w=300&resize=300,178&ssl=1)