BERITAMAROS.MY.ID – Pasca kebakaran lahan seluas ±1 hektar di Lingkungan Suli-Suli Kelurahan Bontoa Kecamatan Bontoa, Camat Bontoa, Baso turun langsung ke lokasi kejadian, Sabtu 10 Oktober 2026.
Dalam video himbauan yang diterima Humas Damkarmat Maros, Camat Bontoa bersama Ketua Penggerak PKK Kecamatan Bontoa, jajaran Polsek Lau, dan personel Damkar Sektor Bontoa berada di tengah hamparan sawah yang habis terbakar.
Camat Bontoa, Baso mengatakan kejadian ini bermula dari laporan warga yang membakar jerami padi di sawah hingga membahayakan rumah warga sekitar.
“Saya atas nama Pemerintah Kecamatan Bontoa menghimbau kepada masyarakat Kecamatan Bontoa agar jangan membakar jerami di sawah, utamanya yang berdekatan dengan pemukiman,” tegas Camat Bontoa dalam video tersebut.
Ia juga menegaskan kembali larangan membakar sampah sembarangan tanpa pengawasan.
“Sekali lagi saya menghimbau kepada masyarakat agar jangan ki dulu bakar sampah, apalagi tanpa pengawasan masyarakat,” lanjutnya.
Humas Damkarmat Maros, M. Ilham Halimsyah membenarkan personel Sektor Bontoa telah melakukan pemadaman di lokasi tersebut sejak pukul 10.55 WITA hingga 12:10 WITA.
“Kejadian ini jadi contoh, pembakaran jerami yang dianggap sepele bisa merembet dan membahayakan,” ujarnya.
Damkarmat Maros mendukung penuh himbauan Camat Bontoa dan mengajak seluruh Camat se Kabupaten Maros untuk bersama mengedukasi warga di musim kemarau. (**)







