Chaidir Syam 3 Periode Pimpin PMI Maros

BERITA, RAGAM236 Dilihat

BERITAMAROS.MY.ID —  Bupati Maros, Chaidir Syam kembali dipercaya memimpin Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Maros.

Chaidir Syam dilantik sebagai Ketua PMI Maros untuk masa bakti 2026-2031. Ini menjadi periode ketiga ia memimpin organisasi kemanusiaan tersebut.

Pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kabupaten Maros dilakukan Ketua PMI Sulawesi Selatan, Adnan Purichta Ichsan.

Pelantikan berlangsung di Bumi Perkemahan Simbang Kabupaten Maros, Kamis 17 September 2026.

Chaidir Syam mengatakan akan terus memperkuat kegiatan kemanusiaan. Di antaranya membantu warga yang terdampak kekeringan.

Saat ini, sejumlah wilayah di Maros masih menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih.

“PMI hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk dalam penyaluran air bersih bagi wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan. Ini merupakan bagian dari tugas kemanusiaan PMI,” katanya usai pelantikan.

Mantan Ketua DPRD Maros itu menuturkan, penanganan kekeringan membutuhkan kerja sama banyak pihak. PMI Maros akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan para relawan.

“Hal itu dilakukan agar bantuan air bersih bisa menjangkau warga yang membutuhkan,” sebutnya.

Ketua PMI Sulsel, Adnan Purichta Ichsan, mengatakan PMI juga terus membantu daerah yang terdampak kekeringan.

PMI Sulsel saat ini memiliki 12 mobil tangki air. Mobil tangki tersebut telah didistribusikan ke sejumlah kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Termasuk di Kabupaten Maros.

“PMI terus berkomitmen untuk bisa mendistribusikan mobil tangki. PMI itu memiliki 12 mobil tangki di Sulawesi Selatan, dan 12 mobil tangki ini semuanya sudah terdistribusi di seluruh kabupaten/kota yang ada di Sulawesi Selatan,” kata Adnan.

Mantan Bupati Gowa itu menuturkan, mobil tangki PMI yang berada di Maros juga telah digunakan untuk membantu warga.

Mobil tersebut didistribusikan ke sejumlah kecamatan yang mengalami kekeringan.

“Pak Ketua PMI Maros sudah mendistribusikannya ke kecamatan. Dan itu juga merupakan bagian dari kontribusi PMI untuk bisa membantu masyarakat yang mengalami kekeringan,” ujarnya.

Selain membantu warga terdampak kekeringan, Adnan berharap PMI Maros terus berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan darah.

Ia mengatakan kebutuhan darah di Sulawesi Selatan mencapai sekitar 16 ribu kantong setiap bulan.

Maros selama ini menjadi salah satu daerah yang rutin menggelar kegiatan donor darah.

“Kita membutuhkan 16.000 kantong darah per bulannya di Provinsi Sulawesi Selatan, dan Maros selalu memberikan kontribusi yang baik, kontribusi positif untuk pemenuhan stok darah kita yang ada di Sulawesi Selatan,” jelasnya.

Ia berharap berbagai kegiatan kemanusiaan yang selama ini dilakukan PMI Maros dapat terus ditingkatkan. Ia juga meminta kekurangan yang masih ada diperbaiki pada periode kepengurusan baru.

“Semua yang sudah baik yang dikerjakan oleh PMI Kabupaten Maros dapat ditingkatkan lagi di masa yang akan datang, dan yang menjadi kekurangannya dapat diperbaiki,” ujarnya. (*Tribun Timur)

 

DPRD Kabupaten Maros

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *