Ketua TP PKK Maros Tutup Penilaian di Bantimurung

Lomba Desa dan Kelurahan HKG PKK ke-54 Tingkat Kabupaten Maros Tahun 2026

BERITA, RAGAM233 Dilihat

Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Maros melakukan kunjungan evaluasi dan penilaian di Desa Minasa Baji Kecamatan Bantimurung, Rabu 12 Agustus 2026.

Kunjungan di Kecamatan Bantimurung ini menutup rangkaian penilaian dan evaluasi program PKK dalam Lomba Desa dan Kelurahan HKG PKK ke-54 Tingkat Kabupaten Maros Tahun 2026.

Kedatangan tim penilai yang dipimpin Ketua TP PKK Kabupaten Maros, Apt Hj Ulfiah Nur Yusuf SSi disambut Tari Paduppa, anggaru dan senam lansia.

Camat Bantimurung, SM. Iskandar Zulkarnain Assegaf, S.E, Ketua TP PKK Kecamatan Bantimurung, Sohra, S.Pdi, Kepala Desa Minasa Baji, Umar Bakkara, S.IP, Ketua TP PKK Desa Minasa Baji, Sulmiati Umar, S.IP.

Juga para Kades dan Lurah bersama Ketua TP PKK desa dan kelurahan se Kecamatan Bantimurung. Hadir pula Kapus Bantimurung, Kapolsek dan Danramil, tokoh masyarakat dan kader PKK.

Kadis PMD Maros, M. Idrus saat membuka acara, menekankan bahaya sindikat perdagangan orang dengan iming-iming kerja ke luar negeri dengan upah yang besar.

“Perdagangan orang atau yang populer dengan sebutan Human Trafficking kini bukan lagi menjadi isu kecil yang bisa dianggap remeh. Eksploitasi dan kekerasan terhadap orang, terutama kaum perempuan dan anak rentan terjadi. Maka, perlu dimatangkan program perlindungan oleh pemerintah, untuk mencegahnya, serta memberi rasa aman terhadap korban yang mengalami kemalangan tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Maros, Apt Hj Ulfiah Nur Yusuf SSi meyampaikan, kegiatan penilaian dan evaluasi pelaksanaan program-program PKK di desa dan kelurahan ini merupakan sarana evaluasi untuk mendorong desa dan kelurahan untuk tertib dalam pengelolaan data dan pelaporan kegiatan program PKK.

“Juga sebagai ajang silaturrahmi antara pengurus PKK kabupaten, kecamatan, desa dan kelurahan dengan para kader PKK, dasawisma, posyandu, serta masyarakat dan pemerintah desa dan kelurahan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan PKK.

“Kita berharap, melalui lomba ini, sinergi antara pemerintah dan masyarakat dari tingkat kabupaten hingga desa dan kelurahan, akan terus terjalin erat. Semoga kegiatan ini menjadi pendorong semangat bagi seluruh kader PKK untuk terus bekerja dan berinovasi dalam mendukung pembangunan keluarga dan masyarakat secara menyeluruh,” ungkapnya.

Penilaian lomba PKK desa dan kelurahan ini mencakup 10 Program Pokok PKK, tertib administrasi PKK dan HATINYA (Halaman Asri, Indah, dan Nyaman) PKK.

Selain itu terdapat juga penilaian Dasawisma, Posyandu, Rumah Gizi, BKB (Bina Keluarga Balita), PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) holistik-integratif, UP2K (Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga), PAAR (Pola Asuh Anak dan Remaja), penerapan SimPKK dan perpustakaan desa-kelurahan. (**)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DPRD Kabupaten Maros

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *