Sebanyak 626 Jemaah Calon Haji Maros Didominasi Lansia

BERITA, SOSIAL222 Dilihat

Sebanyak 626 calon jemaah haji Kabupaten Maros siap diberangkatkan ke Tanah Suci.

Ratusan jemaah yang mengenakan pakaian seragam putih kombinasi biru itu dilepas langsung Bupati Maros, Chaidir Syam di Lapangan Pallantikang Maros, Sabtu  malam 18 April 2026.

Chaidir Syam mengatakan, jumlah jemaah haji tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah jemaah haji kita saat ini berjumlah 626 orang. Ini peningkatan hampir 100 persen dibanding tahun lalu,” ujarnya.

Dari total tersebut, kata dia, terdapat satu kelompok terbang (kloter) penuh yakni Kloter 14 dengan jumlah 387 orang.

Sementara sisanya tersebar di sejumlah kloter lain, dengan total sekitar 10 kloter pemberangkatan dari Kabupaten Maros.

“Jadi satu kloter full satu pesawat, selebihnya terbagi di beberapa kloter,” jelasnya.

Mantan Ketua DPRD itu juga mengungkapkan bahwa mayoritas jemaah haji Maros tahun ini merupakan lanjut usia (lansia).

“Lansia itu sekitar 75 persen,” tambahnya.

Pelepasan jemaah haji kali ini dipusatkan di Lapangan Pallantikang bertepatan dengan penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV Sulawesi Selatan.

Menurutnya, momen tersebut sengaja disatukan agar para jemaah bisa menyaksikan penutupan MTQ sebelum berangkat ke Tanah Suci.

“Ini juga karena waktunya sudah sangat singkat. Insyaallah hari Senin kita akan lakukan manasik kesehatan di Gedung Serbaguna,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Maros, Ahmad Ihyadin mengatakan, pihaknya telah menyiapkan langkah mitigasi kesehatan khususnya bagi jemaah lansia.

Ia menyebutkan, data kondisi kesehatan jemaah sudah dihimpun oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Maros.

“Semua lansia di tiap kategori sudah ada datanya di Dinkes dan itu sudah disebar ke petugas kloter, terutama petugas kesehatan,” ujarnya.

Untuk jadwal pemberangkatan, jemaah kloter 14 dijadwalkan masuk asrama pada 30 April 2026 pukul 08.00 Wita.

Selanjutnya, mereka akan diberangkatkan menuju Madinah pada 1 Mei 2026 pukul 03.50 Wita. Adapun kloter terakhir dijadwalkan berangkat pada 20 Mei 2026.

“Kloter terakhir itu sekitar 13 orang,” jelasnya.

Ia menuturkan dari total 626 jemaah, sebanyak 409 merupakan perempuan dan 217 laki-laki. Selain itu, terdapat lima orang jemaah cadangan yang telah melunasi biaya haji dan diminta bersiap jika sewaktu-waktu dipanggil berangkat.

“Finalisasi keberangkatan dijadwalkan berlangsung pada Senin mendatang,” tutupnya. (*)

DPRD Kabupaten Maros

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *