Penyewa Ruko-Los Pasar Tramo Maros Banyak Nunggak

BERITA, EKONOMI287 Dilihat

Harga sewa ruko dan los di Pasar Tramo Maros sudah naik sejak setahun terakhir. Namun, kenaikan tarif sewa ruko dan los belum berdampak signifikan pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (Kopumdag) Maros, Agustam menyebut kenaikan berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2024.

“Ruko yang sebelumnya Rp10 juta per tahun kini menjadi Rp15 juta, sementara los dari Rp7 ribu per meter persegi per bulan naik menjadi Rp10 ribu,” katanya, Rabu  19 Maret 2025.

Saat ini, terdapat 80 ruko dan 701 los di Pasar Tramo.

Kenaikan tarif ini, didorong oleh penyesuaian harga serta kondisi ekonomi yang dinilai mulai membaik pasca pandemi Covid-19.

Namun, meski tarif sewa naik, pendapatan asli daerah (PAD) dari pasar ini belum memenuhi target. Salah satu penyebabnya adalah tingginya tunggakan dari para penyewa.

Selain itu, mantan Ketua BKD juga mengakui tren belanja online dan maraknya penjualan dengan mobil keliling (mobile market) yang mempengaruhi menurunnya kunjungan ke pasar.

“Online shop sangat mempengaruhi jumlah kunjungan ke pasar. Selain itu, sekarang banyak yang berjualan menggunakan mobil, pembeli cukup menunggu di rumah,” ujarnya. (*)

DPRD Kabupaten Maros

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *